Tag: Short Story

  • Vaalseberg

    Vaalseberg

    Seorang Pria menatap layu rumah tua di depanya. Entah berapa lama ia berdiri tegap di sana, namun yang pasti matahari sudah mulai turun di balik bukit Vaalserberg – tanah tertinggi di negeri ini. Tangan kasarnya meraba saku di jaket wol lusuh dan menarik arloji yang menggantung di sana, melirik sejenak lalu kembali menatap rumah itu.…

  • Head Slices II : Norman

    Head Slices II : Norman

    Johnny             : Hai Karl kau ingat kejadian kemarin? Karl                   : Ya…. ya.. aku ingat (sambil tertawa cekikikan) Johnny             : Kukira kau sudah lupa karena terlalu mabuk. Sungguh lucu ia tidur tanpa kepala (tertawa melengking) Karl                   : Dan apa hal yang lebih lucu ? Kau menggaulinya, si wanita tanpa kepala. Johnny             : Ya.. Ya.. iya benar. …

  • Buah Aneh di Seberang Jalan

    Buah Aneh di Seberang Jalan

    Chan memberi tahunya tentang buah aneh di seberang jalan, bila ia makan maka akan sial lah seluruh hidupnya.  Nino tak percaya perkataan Chan, tapi Nino punya ketakutan akan hal itu. Nino punya hasrat untuk makan buah itu bulat-bulat di depan Chan, lalu ia berkata pada Chan “Lihatlah, kau salah. Aku tak menjadi sial memakan buah…

  • Kopi dan Teh

    Kopi dan Teh

    Meja bundar berdiri kokoh bertulangkan rotan dan berlapis kulit dengan cat kusam. Beberapa sudut meja itu dihiasi cat putih dengan kelupasan-kelupasan yang tak teratur. Wajar saja, setengah abad lebih meja itu ada bahkan berdiri kokoh di tempat yang sama, tanpa ada yang berani memindahkanya seinci pun. Bila Tuhan memberikan nyawa dan mulut untuk meja itu,…

  • Turis

    Turis

    Aku  menyapu kursi empuk ini dengan jari-jariku, menghapus debu debu yang ada karena sugestiku. Sebentar lagi pesawat ini akan pergi meninggalkan negeri ini. Sesekali aku melihat ke arah jam rolex ku berharap-harap cemas, sepuluh menit yang menegangkan dalam hidupku. Aku melihat ke luar jendela beberapa orang berseragam mondar mandir seakan-akan mencariku, padahal mereka tersibukan dengan pekerjaannya. Wajahku…

  • Aku adalah Botol Coke

    Aku adalah Botol Coke

    Aku adalah botol coke. Hari ini adalah hari terbaikku, tubuhku di cat dengan warna merah menyala dan diisi penuh oleh coke membuat setiap orang yang melihatku di siang hari akan menelan ludahnya. Aku berada diantara teman-temanku di dalam sebuah dus yang dibungkus rapi dan diangkat ke sebuah tempat, dengan sebuah truk bersama ratusan dus lainya.…

  • Pion

    Pion

    Buku-buku itu menumpuk di ruangan sempit tiga kali enam meter. Lampu lima watt begitu redup untuk membaca dengan jelas. Aku berada disini untuk menjadi pion atas misi mereka, apalah aku ini menjadi pion ataupun bukan. Itu bukanlah hal yang penting. Kehimpitan hidup ini segaralah diakhiri dengan kemenangan. Aku telah hidup dan berbuat sesuatu, untuk kepercayaanku.…

  • Jangan Mengejar Kupu-Kupu

    Jangan Mengejar Kupu-Kupu

    Sudah diberitahu ribuan kali, Nusar tetap bak seorang tuli. Bukanya ia ingin menjadi tuli, tetapi rasa emosinya membiarkannya menjadi seorang yang tuli. Ibunya sudah meninggikan suara lima centimeter di telinganya, tetap saja pada pendiriannya. “jangan pernah kau mengejar kupu-kupu, itu dilarang” ” ….” Nusar hanyalah terdiam, tapi ia yakin itulah salah satu hal yang ia…