Maulana Akbar

Browsing Category:

Memoirs

Memoirs, Poem, Story

Cuma-Cuma

  Perut bergelambir, seperti gaji gurih berserikat di penjuru perut.Hingga mereka memberontak atas hak-hak kebebasan mereka dari celana yang sesak.Ataupun, rupa yang tidak akan molek tanpa tabir gincu dan talek. Apapun definisi cantik yang buat kau menyibukkan diri dengan itu. Aku tak acuh dengan itu. Bagiku, elok itu otoriter. Mendikte mataku, kalau kamu itu demikian. Tak peduli setebal apapun gincu dan talekmu; seberapa menggunung perutmu. Cantikmu itu transeden, tak perlu ada definisi  ...

Continue Reading

Memoirs, Story

Corona

Banyak sekali hal yang buat kita gaduh beberapa hari terakhir: terorisme, hutang negara, banjir, sampai penyebaran virus. Tapi sepertinya masyarakat Indonesia tidak pernah sepanik seperti hal terakhir. Padahal sebelumnya kita seakan tegar — atau acuh tak acuh. Setelah Presiden Jokowi mengumumkan terdapat dua orang WNI yang terjakingit Corona, ramai-ramai orang membeli masker, hand sanitizer, dan sembako. Termasuk saya beserta istri– juga si Idis yang ketiduran di stroller  ...

Continue Reading