Maulana Akbar

Browsing Tag:

Sastra

Story

Cuma-Cuma

  Perut bergelambir, seperti gaji gurih berserikat di penjuru perut.Hingga mereka memberontak atas hak-hak kebebasan mereka dari celana yang sesak.Ataupun, rupa yang tidak akan molek tanpa tabir  ...

Continue Reading

Story

Bunuh Diri

Sepulang sekolah, diatap sekolah. Setinggi sekitar lima lantai. Sekitar tiga detik untuk terjun sampai memeluk beton dibawah sana. Air mata yang habis dikuras. Sel-sel otak lapuk yang tak mampu  ...

Continue Reading

Story

Renungan Jakarta

Apa sih yang mesti dicari di Jakarta? Berjuta-juta orang berdesakan di jalan raya pada awal hari dan petang. Lalu pulang dengan lelah menoleh anak-istri. Belum penat lenyap, sudah mesti beranjak.  ...

Continue Reading

Story

Jorn Jorn

Blestyer Jorn Jorn. Bagaimana esok, Jorn. Mari hisap setitik air, Jorn. Meresap sebuah cita. Rajut sebuah cerita. Sampai nanti, dimulai esok, Jorn.   Mungkin begini lah rasanya, Jorn. Campur  ...

Continue Reading

Story

Edelweiss

Matahari datanglah. Hangati Kami. Datanglah melalui celah-celah edelweiss di tanah surya kencana. Hangati  tubuh kami yang kedinginan. Hibur kami, dengan jiwa yang kesepian. Ampunilah kami.  ...

Continue Reading