Maulana Akbar

Browsing Tag:

Cerpen

Story

Mak

I  “Mak, apa aku sekarang mesti keluar ? ” “Ya, anakku, kau semestinya begitu.” “Hari ini, mesti kemana kah aku, Mak?” “Perempatan jalan saja atau, bila kau mau, kau bisa di jembatan  ...

Continue Reading

Story

Yessi

Yessi menatap Lian. Tak terdengar sepatah kata dari mulut mereka. Itu terjadi selama dua puluh menit. Terdengar suara isak tangis dari mulut Lian. Yessi masih diam. Itu terjadi selama sepuluh  ...

Continue Reading

Story

Vaalseberg

Seorang Pria menatap layu rumah tua di depanya. Entah berapa lama ia berdiri tegap di sana, namun yang pasti matahari sudah mulai turun di balik bukit Vaalserberg – tanah tertinggi di negeri ini.  ...

Continue Reading

Story

Kopi dan Teh

Meja bundar berdiri kokoh bertulangkan rotan dan berlapis kulit dengan cat kusam. Beberapa sudut meja itu dihiasi cat putih dengan kelupasan-kelupasan yang tak teratur. Wajar saja, setengah abad  ...

Continue Reading