Other

Pengalaman Menukar Barang di Zalora

Kebiasaan saya belanja online adalah salah ukuran, kalau gak kekecilan ya kebesaran. Sudah dua kali setidaknya saya salaah ukuran belanja di instagram, belum yang lain.

Minggu lalu ada diskon lumayan di zalora. 500rb dapat tiga item. Ada jaket, jam, sepatu, dan lainya. Lumayan kan? Akhirnya saya beli celana, kemeja, dan jam tangan. Liat liat ukuran pakai simulasi, oke deh cocok, saya pilih celna ukuran 32.

Dan dalam satu hari sudah sampai. mungkin karena saya kirim ke kantor di Gatot Subroto, lumayan dekat dengan kantor zalora.

Saya senang bukan kepalang, lalu coba satu-satu. akhirnya saya ciba item terakhir, yaitu celana. Karena mungkin celana yang saya beli slimfit, atau memang ukuranya kecil, ternyata mentok di perut saya. Bukan cuma slim fit, tapi mirip legging.  Yasudah pasrah. Saya tambah rekor salah ukuran pembelian online.

Saya lanjut bekerja. Lalu, menemukan FAQ di zalora. Wow saya dapat menukar dengan gratis. Akhirnya saya packing ulang, lalu kirim balik lewat pos. Benar-benar gratis. Jangan lupa mengisi form di zalora.com/return sebelum dikembalikan. Selain melalui pos, pengembalian barang sapat dilakukan pula melalui kurir. Mungkin kurirnya akan datang dan mengambil barang cuma-cuma. Karena ini memang kesalahan saya sebagai konsumen, yasudah mending dikirim saja. Gak enak ama abang yang jemput.

Saya kirim balik hari kamis. Barang munkin akan sampai sabtu, diproses, mungkin akn dikembalikan dan sampai kembali hari Rabu minggu depanya.

Tapi dugaan saya salah, ternyata barang sudah sampai dihari Selasa. Cepat bukan? Jadi saya beli barang, membutihkan waktu satu hari ubtuk sampai. Saya kembalikan barang, dan dalam empat hari barang sudah kembali di tangan. Alhamdulilah kali ini cukup, dengan ukuran 34. Maafkan perut saya zalora. Saya janji mulai besok akan diet.

 

 

 

Leave a Reply