Maulana Akbar

Other

Harapan di Sudut Keramaian

Suara terompet yang nyaring dan ribuan ucapan selamat mulai tersebar di seluruh penjuru dunia. Ada hal-hal penting ketika ketika momen penting terlaksana yaitu keramaian, pesta, dan uang. Kata terakhir tidak bermasalah bagi sebagian besar masyarakat dunia yang minimal saja membeli sebuah terompet tetapi bagi masyarakat yang sangat membutuhkan bantuan mungkin bukan pilihan bila harus merayakan pesta tahun baru. Kita lihat sebuah negara yang juga nyaring seperti halnya perayaan tahun baru  ...

Continue Reading

Other

Dari Sebuah Lukisan di Gang Sempit

Disaat kendaraan bersesakan di jalan Braga, Bandung, yang  sudah mulai terang, ada sudut-sudut jalan yang tetap saja sepi, sudut jalan di sela-sela banguna-bangunan tua yang berjajar sepanjang jalan Braga, dimana terdapat beberapa seniman jalanan yang tetap semangat melukiskan pikiran-pikiranya  di sehelai kanvas. Lukisan mereka nampak biasa-biasa saja, tak seperti lukisan Leonardo Da Vinci yang dikagumi jutaan orang di dunia tetapi ada sedikit hal yang menarik perhatian saya, yaitu jajaran  ...

Continue Reading

Story

Mari Akhiri Bersama / Ospek Statistika Unpad 2008

Aku menanggap mereka ‘tidak piawai’ dengan mengikuti pola permainan senior-seniorku. Mengapa ‘tidak piawai’? Karena mereka bersedia menjadi pemain seperi apa yang seniorku inginkan. Hal yang membuatku tak habis pikir adalah mereka tahu bahwa ini adalah hal yang dibuat-buat. Mereka merasa bersalah atas kesalahan tak beralasan yang diputuskan seniorku. Akhirnya kami harus membayar kesalahan itu dengan hukuman yang berlipat-lipat. Hari ini ketika ketua angkatan kami  ...

Continue Reading

Story

Kelas Pemograman Komputer

Hari Senin di bulan Agustus ini tidak semestinya kusam, yang kutahu sebelumya haruslah berapi-api.  Setelah Metode Statisika baru saja dimulai beberapa hari yang lalu, hari ini adalah kelasnya Pemograman Komputer yang bertempat di laboraturim komputer di lantai dua gedung ini. Aku memulai dengaan duduk di bangku paling depan sebelah kiri dan menunggu kelas perdana dengan teman-temanku. Wanita muda berjilbab datang ke ruangan ini lalu memperkenalkan diri. Diah namanya, Mahasiswa pasca  ...

Continue Reading

Story

Marucana

Kami menyebut kami dengan kata Marucana, semuanya terdiri dari enam orang yang seluruhnya adalah siswa kelas dua SMAN 24 Bandung. Kami bukanlah geng motor karena sebenarnya kami tidak begitu tertarik dengan motor hanya saja kami semua hanya mempunyai sepeda motor. Kami sempat membuat kostum sendiri yang kami buat di Rancaekek — sweater pink dengan warna hitam di lenganya, agak sedikit norak memang. Oh iya, mereka itu adalah teman-temanku dan termasuk aku didalamnya : Rizki Syaban,  ...

Continue Reading

Story

Puisi Taik

Teruntuk  taik yang kubuang tiap hari. Berwarna kuning dan hangat dipagi hari. Aku tidak mengerti mengapa kau selalu gelisah dipagi hari. Membuatku berurusan denganmu dengan jadwal yang rutin. Tapi ini rahasia taik, kita seperti pengantin baru. Apabila aku berurusan dengan mu, kuyakinkan hanya kita berdua saja. Begitu nistakah dirimu, hingga aku sangat malu bila ada kau di celana dalamku. Begitu ajaibkah dirimu, hingga teman-temanku tahu apabila ada kau di celana dalamku. Aku yakin kau  ...

Continue Reading