Maulana Akbar

Story

Mari Akhiri Bersama / Ospek Statistika Unpad 2008

Aku menanggap mereka ‘tidak piawai’ dengan mengikuti pola permainan senior-seniorku. Mengapa ‘tidak piawai’? Karena mereka bersedia menjadi pemain seperi apa yang seniorku inginkan. Hal yang membuatku tak habis pikir adalah mereka tahu bahwa ini adalah hal yang dibuat-buat. Mereka merasa bersalah atas kesalahan tak beralasan yang diputuskan seniorku. Akhirnya kami harus membayar kesalahan itu dengan hukuman yang berlipat-lipat. Hari ini ketika ketua angkatan kami  ...

Continue Reading

Story

Kelas Pemograman Komputer

Hari Senin di bulan Agustus ini tidak semestinya kusam, yang kutahu sebelumya haruslah berapi-api.¬† Setelah Metode Statisika baru saja dimulai beberapa hari yang lalu, hari ini adalah kelasnya Pemograman Komputer yang bertempat di laboraturim komputer di lantai dua gedung ini. Aku memulai dengaan duduk di bangku paling depan sebelah kiri dan menunggu kelas perdana dengan teman-temanku. Wanita muda berjilbab datang ke ruangan ini lalu memperkenalkan diri. Diah namanya, Mahasiswa pasca  ...

Continue Reading

Story

Marucana

Kami menyebut kami dengan kata Marucana, semuanya terdiri dari enam orang yang seluruhnya adalah siswa kelas dua SMAN 24 Bandung. Kami bukanlah geng motor karena sebenarnya kami tidak begitu tertarik dengan motor hanya saja kami semua hanya mempunyai sepeda motor. Kami sempat membuat kostum sendiri yang kami buat di Rancaekek — sweater pink dengan warna hitam di lenganya, agak sedikit norak memang. Oh iya, mereka itu adalah teman-temanku dan termasuk aku didalamnya : Rizki Syaban,  ...

Continue Reading

Story

Puisi Taik

Teruntuk¬† taik yang kubuang tiap hari. Berwarna kuning dan hangat dipagi hari. Aku tidak mengerti mengapa kau selalu gelisah dipagi hari. Membuatku berurusan denganmu dengan jadwal yang rutin. Tapi ini rahasia taik, kita seperti pengantin baru. Apabila aku berurusan dengan mu, kuyakinkan hanya kita berdua saja. Begitu nistakah dirimu, hingga aku sangat malu bila ada kau di celana dalamku. Begitu ajaibkah dirimu, hingga teman-temanku tahu apabila ada kau di celana dalamku. Aku yakin kau  ...

Continue Reading