Maulana Akbar

Story

Puisi Taik

TeruntukĀ  taik yang kubuang tiap hari. Berwarna kuning dan hangat di pagi hari. Aku tidak mengerti mengapa kau selalu gelisah di pagi hari. Membuatku berurusan denganmu dengan jadwal yang rutin. Tapi ini rahasia taik, kita seperti pengantin baru. Apabila aku berurusan dengan mu, kuyakinkan hanya kita berdua saja. Begitu nistakah dirimu, hingga aku sangat malu bila ada kau di celana dalamku. Begitu ajaibkah dirimu, hingga teman-temanku tahu apabila ada kau di celana dalamku. Aku yakin kau  ...

Continue Reading

Story

Susi

Hidup begitu sederhana, begitu sederhana ketika kulihat langit hanya berwarna biru muda dengan sedikit bintik-bintik putih yang kita sebut dengan awan. Orang-orang di sini begitu beda dengan Ciamis, sebenarnya aku sangat rindu dengan ruangan SD kami, siswa-siswi yang ke sekolah hanya dengan  ...

Continue Reading