Travel/Culture

Mengapa Kita Harus Berlibur ke Maluku?

Ambon bisa jadi pilihan kesekian bagi kebanyakan orang untuk destinasi liburan. Selain karena letak geografis yang cenderung jauh, Maluku kalah pamor dengan kota-kota lain di Indonesia. Lalu kalau begitu, apakah kita masih layak untuk berlibur ke Maluku ? Tentunya, ya! Bahkan Maluku bisa jadi pilihan utama bagi para travellers yang ingin berlibur. Bagi saya sendiri, setidaknya ada empat hal yang menjadi alasan mengapa kita harus menyusun rencana untuk melancong ke Maluku.

  • Surga Bahari

Maluku kita anggap saja satu wilayah — karena sekarang sudah terdiri dari dua provinsi. Maluku adalah sebuah tempat dengan beratus-ratus pulau. Baik pulau yang besar atau pulau-pulau kecil, bahkan tidak berpenghuni. Dari tiap-tiap pulau itu memiliki pemandangan dalam laut yang memukau. Bukan perkara sulit untuk memilih destinasi bahari, baik menyelam, atau sekedar cuci mata. Salah satu ciri khas dari bahari Maluku adalah airnya yang jernih dan koral-koral yang indah. Koleksi biotanya pun sangat memukau, bahkan ada yang epidemik yang hanya berkembang di Maluku saja.

Akan kembali kesini lagi, ya, Ndok ! #Ambon #visitambon

A photo posted by Maulana Akbar (@mlakbr) on

  • Beribu Sejarah

Dimanakah pertama kali kolonial menginjakkan kaki pertama kali? Jawabanya : Di Maluku. Surga Rempah-rempah menarik Maluku pada perhatian dunia dikala itu. VOC membangun benteng-benteng penting disana — kini masih terawat baik. Sejarahnya pun bukan hanya warisan zaman Belanda yang seumuran Soekarno-Hatta. Tapi, 300-400 tahun lalu.

  • Kuliner Rempah

Karena rempah-rempah sudah melekat erat di tanah Maluku sejak lampau. Hingga merasuki seluk-beluk kehidupan masyarakat Maluku, termasuk  pada resep kuliner disana. Hidangan utama, bahkan kopi, selalu terasa rasa rempah yang dalam. Ini menjadi satu sensasi tersendiri bagi pelancong dari luar.

  • Orang Ambon Manise

Suku Ambon sudah belajar banyak tentang manis-pedihnya hidup berdampingan. Konflik dimasa lampau sudah lama berlalu. Dan mereka menatap masa depan dengan senyuman. Kita akan terbiasa melihat orang Maluku akan ramah-tamah pada orang lain, terutama tamunya. Tidakmemperhatikan agama atau suku tertentu.

Leave a Reply