Science & Technology

Siapakah Klub Sepakbola Terbaik di Indonesia?

Menelisik perjalanan sepakbola nusantara sangatlah menarik. Sejarah kompetisi yang begitu panjang, sekitar 84 tahun, mewarnai hiruk-pikuk dunia lapangan hijau. Tidak hanya tentang pemain, klub, dan suporter, melainkan perjalanan sepakbola yang juga menandakan perjalanan panjang besarnya Negara ini – dapat dilihat dalam bebrapa tahun kompetisi dihentikan : Kemerdekaan Indonesia (1944-1947) dan Reformasi (1997/1998).

Secara garis besar, selama waktu itu kompetisi sepakbola di Indonesia dapat dibagi tiga, yaitu Pra-Kemerdekaan (1931-1945), Pasca Kemerdekaan-Amatir (1946-1994), dan Era Modern (1995-hingga kini). Saya menyebutnya tiga zaman persepakbolaan Indonesia. Hal yang membuat liga amatir dibagi menjadi dua karena banyak klub sebelum tahun 1945 banyak yang dimiliki oleh Orang Belanda dan sebagian besar namanya pun masih berbau belanda, seperti VIJ Jakarta (Persija), BVIB (Persib), dan SIVB (Persebaya).

Setiap zaman silih begranti tim-tim mendapatkan tropi, tapi hanya sedikit yang konsisten. Mari kita amati tabel di bawah ini yang menggambarkan tim beserta jumlah tropi juara pada setiap era.

Tabel 1. Tim-Tim Juara Pra-Kemerdekaan

Tim Jumlah Tropi
Persis 6
Persija 4
PSIM 1
Persib 1
Persebaya 1

Pada saat sebelum kemerdekaan, sepakbola menjadi olah raga favorit bagi orang Belanda di Hindia Belanda — Indonesia pada saat itu. Sepakbola disana masih tersentralisasi di pulau jawa. Hindia Belanda pernah bertanding di Piala Dunia pada tahun 1938. Dalam Periode 1931-1945 Berturut-turut tropi paling banyak di koleksi oleh Persis (6), Persija (4), Persib (1), PSIM(1), dan Persebaya (1).

Tabel 2. Tim-Tim Juara Pasca Kemerdekaan – Amatir

Tim Jumlah Tropi
Persija 5
Persebaya 5
PSM 5
PSMS 5
Persib 4
Persis 1
PSIS 1
Persiraja 1

Inilah saat terpanjang dan terumit dari sejarah sepak bola nusantara. Tercatat 16 kali hajatan sepakbola dihentikan dan liga yang beribah-rubah format. Pada era ini, sang raja Persis mulai redup dan tercatat hanya sekali memperoleh tropi. Persija, Persib, dan Persebaya masih dominan dalam perolah mendali. Dan pada periode ini PSM Ujung Padang — Kini PSM Makassar —  dan PSMS masuh menjadi jajaran tim  terbaik di Nusantara.

Tabel 3. Tim-Tim Juara Era Modern

Tim Jumlah Tropi
Persipura 4
Persib 2
Persik 2
Persija 1
Persebaya 1
PSM 1
PSIS 1
Arema 1
BR 1
Semen Padang 1
Sriwijaya 1
Petrokimia 1

Era sepakbola modern ditandai denganb bergabungnya Galatama dan Liga Perserikatan menjadi Liga Indonesia. dan  berkembang menjadi Liga Super Indonesia pada tahun 2008. Mutiara Hitam dari papua, julukan Persiupura, Menjelma menjadi klub terbaik dan paling berprestasi hingga kini.

Tabel 4. Jumlah Perolehan Tropi Sepanjang Masa (+Galatama)

Pra Merdeka Amatir Modern Total
Persija 4 5 1 10
Persib 1 4 2 7
Persebaya 1 5 1 7
Persis 6 1 0 7
PSM 0 5 1 6
PSMS 0 5 0 5
Persipura 0 0 4 4
Persik 0 0 2 2
PSIS 0 1 1 2
Arema 0 0 1 1
BR 0 0 1 1
Semen Padang 0 0 1 1
Sriwijaya 0 0 1 1
Petrokimia 0 0 1 1
PSIM 1 0 0 1
Persiraja 0 1 0 1
Niac Mitra 0 3 0 3
Pelita Jaya 0 3 0 3
KYTB 0 2 0 2
Arema 0 1 0 1
Warna Agung 0 1 0 1
Yanita Utama 0 1 0 1
Aseto Solo 0 1 0 1

Hingga saat ini, ketika sepak bola nusantara berumur 84 tahun. Nampaknya hanya beberapa tima saja yang konsisten dalam berprestasi. Sepanjang sejarah empat klub terbaik dalam perolehan tropi terbanyak, berturut-turut adalah : Persija (10), Persib (7), Persebaya(7), Persis (7).

perkembangan

Gambar 1. Perkembangan Perolehan Tropi Klub Terbaik pada Setiap Era

Persija

Persija bisa saja saya sebut sebagai klub terbaik sepanjang masa di Indonesia, tapi apabila perolehan tropi merata di semua era. Dari sepuluh tropi yang diperoleh oleh Persija, sembilan diantaranya didapatkan dari liga amatir (Pra dan Pasca Merdeka).

Persib

Persib bisa dibilang menjadi klub paling konsisten, walaupun tidak pernah mendapatkan tropi terbanyak pada setiap era. Tercatat dalam tiga era sepakbola Indonesia, Persib selalu mendapatkan tropi nomor dua terbanyak.

Persebaya

Persebaya hampir dipastikan serupa dengan Persija, sebagian besar tropi diperolah pada saat liga amatir.

Persis

Persis Solo menggila pada kompetisi nusantara baru lahir, dan menghilang setelahnya. Walaupun mengoleksi 7 tropi, tapi 6 diantaranya diperoleh pada saat sebelum kemerdekaan.

Alasan yang fair apabila kita layak menyebutkan Persija dan Persib sebagai klub terbaik sepanjang sejarah di Indonesia. Persija sebagai peraih tropi terbanyak sedangkan Persib konsisten meraih tropi pada setiap masa. Namun klub lain, seperti Persebaya, Persipura, bahkan Arema dan Sriwijaya FC punya kans yang besar untuk mengubah sejarah di masa depan.

Update 10 April 2016

Leave a Reply