Travel/Culture

4 Komik Horror Seram Buatan Indonesia

Sekitar satu dekade silam, acara televisi mistis menjamur di layar kaca. Sampai-sampai Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) mesti membatasi penyiaran mistis dengan menerbitkan Peraturan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Nomor 01/P/KPI/03/2012 tentang pedoman prilaku penyiaran.

Horor memang menjadi santapan favorit bagi kebanyakan masyarakat kita. Tiap daerah, biasanya punya kisah-kisah horor sendiri yang menjadi legenda. Walaupun antusiasme masyarakat tinggi akan hiburan horor, nyatanya industri film horor kian melemah. Menurut saya hal itu ditenggarai dengan kualitas film horor yang semakin rendah, terutama setelah film horor kacangan yang mencampur adukan komedi dan seks dalam film.

Tapi horor tidak hanya milih perfilman saja. Kisah horor juga sangat menegangkan apabila dibaca melalui cerita bergambar. Kadang lebih menegangkan, karena pembaca bisa hanyut dengan imajinasinya sendiri.

Hingga saat ini Indonesia jupa punya pencipta komik horor loh. Setidaknya ada empat komik yang menjadi favorit saya. Berikut adalah daftarnaya.

1. Gloomy Sunday

gloomy-sunday

komik strip @fankyon di instagram

Authornya adalah fankycon. Pertama kali lihat author komik ini di instagramnya (@fankycon). Entah siapa nama aslinya, tapi saya tertarik dengan gambarnya yang khas dan teknik pewarnaan yang agak sephia — suram suram gimana gitu. Awal tahun 2016, author mencoba peruntungan di webtoons, aplikasi komik digital buatan LINE NAVER, dengan judul komik Gloomy Sunday di Webtoons Challange.

Setelah memenangkan Rising Star bulan Juni, tidak lama Gloomy Sunday menjadi komik resmi LINE. Saya tidak heran kok. Alasan utamanya karena fankycon menyajikan ceritayang fresh, gambar yang khas, dan kadang disisipi humor dibagian akhir (bukan humor seks buata Raam Punjabi).

Cerita komiknya cenderung kebarat-baratan dengan tema konspirasi, pemujaan setan, thriller. Fankycon mungkin mendapatkan banyak referensi dari film-film horor dan thriller luar negeri. Saya sangat suka komik ini !

2. Creep

c3d25c46-a887-4473-9849-2a1f6e0476f3

Detail gambar buatan Inno di Creep (webtoons)

Penciptaknya adalah Inno Septian. bisa ditemui di instagram @inoreloaded. Ditulisnya, dalam profile webtoons, dia adalah seorang komikus otodidak yang telah melewati perjalanan hidup yang aneh: kuliah di Fakultas Peternakan, pernah bekerja di perusahaan farmasi, lalu sekarang berakhir sebagai komikus dan ilustrator. Lucu ya seorang anak eksak yang membuat komik. Saya masih tidak percaya seorang otodidak membuat gambar dengan detail yang baik seperti Inno.

Komiknya berjudul  Creep. Mungkin Inno adalah penggemar Radiohead. Tapi tidak akan ada hubunganya. Creep adalah komik mini seri yang kompleks — satu cerita kadang bisa berhubungan dengan cerita lainnya.  Selain itu, hal yang bisa buat kamu merinding, kadang Inno menampilkan animasi bergerak untuk menambah kesan realistik.

3. Kitatent

kitatent

Salah Satu Goretan Rudiansyah Sadewa.

Ini salah satu komik horor yang Indonesia banget. hantu-hantunya lokal punya — pocong, genderewo, kuntilanak, sundel bolong semuanya reunian disini. Hal yang buat pembaca merinding adalah semua kisah kitatent (Kisah nyata bertemu hantu) diangkat dari kisah asli. Pembaca bisa mengirimkan kisahnya di fanspage kitatent. Selain itu guratan sang author yang menonjolkan garis-garis kasar yang menyeramkan.

 

Authornya adalah Rudiansyah Sadewa. Bisa kita temui di facebooknya : https://www.facebook.com/rudiansyahsadewa. Walaupun belum masuk webtoons resmi, pembaca komik ini sudah menyentuk angka 5,9 juta pembaca dan 230rb orang yang meyukai.

4. Koleksi Tatang S

Siapa yang tidak mengenal komik legendaris Tatang S. Dialah yang mewarnai dunia mistis ank 9109180-tatang-s0an. Walau ya kalau dibaca sekarang gak ada serem seremnya.

Saya beli komik ini di depan gedung SD jam pulang sekolah dengan harga Rp 500. Cukup membuat saku anak SD bolong.

Tatang S membuat berbagai macam komik. Dua jenis yang saya ingat adalah cerita dengan karakter pewayangan dan siksa kubur. Dulu bener deh bisa buat bulu kuduk merinding. Tapi kalau sekarang sih lucu lucu aja bacanya.

Leave a Reply